Sudah ribuan tahun kita dinasehati untuk mengenal dan menjadi diri sendiri. Namun hingga kini istilah itu masih seperti misteri. Sehingga nasihat di atas hanya menjadi angin lalu belaka. Padahal, jika kita mengetahui SIAPA KITA dan untuk apa kita diciptakan, maka kita akan menemukan jalan KESUKSESAN dan KEBAHAGIAAN yang sesungguhnya.

Lalu Siapa Kita?

Kita mengetahui dan menyebut diri ini sebagai manusia. Apa manusia itu? Dalam Al Quran ditegaskan bahwa manusia adalah makhluk Allah. Makhluk spiritual yang segala tindak tanduknya di dunia tidak terlepas dari penciptanya. Itulah mengapa jika kita bisa mengenali siapa diri kita sendiri, maka kita bisa mengenal Tuhan lebih dekat.

Tidak hanya itu, mengenali diri sendiri juga akan menghantarkan Anda mendapatkan hal paling dicari oleh manusia di dunia. Hal itu ialah KEBAHAGIAAN DAN KESUKSESAN SEJATI. Anda belajar, bekerja keras, dan melakukan berbagai hal saat ini, apa tujuannya? Untuk uang? Jika uang sudah didapatkan, apa harapannya? Semua pertanyaan itu bila terus dirunut, maka ending-nya ialah ingin bahagia dan sukses.

Sebaliknya, jika Anda tidak mengenal diri atau belum tahu cara mengenali diri sendiri lebih dalam, maka akan muncul berbagai bentuk kegelisahan. Seperti rasa khawatir, resah, bingung, hampa, dan sebagainya. Bukankah begitu?

Cara Mengenali Diri Sendiri Lebih Dalam

Untuk Apa Kita Diciptakan?
Tuhan yang maha pencipta, tentu memiliki maksud dan tujuan ketika merancang atau menciptakan sesuatu. Termasuk maksud dan tujuan Allah SWT dalam menciptakan manusia di dunia. Di dalam Alquran jelas disebutkan bahwa manusia diciptakan untuk beribadah kepada-Nya dan menjadi khalifah di muka bumi. Sudahkah Anda mampu menerjemahkan dan memahami maksud dan tujuan tersebut?

Mari kita coba terjemahkan dengan beberapa analogi. Kita bisa mengetahui maksud dan tujuan dari perancang atau pencipta dengan melihat hasil rancangan atau produk ciptaannya.